http://103.8.12.212:33180/unj/index.php/boga/issue/feed Jurnal Sains Boga 2024-07-08T20:22:43+07:00 Dr. Guspri Devi Artanti, S.Pd, M.Si guspri@unj.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Sains Boga (JSB)</p> <p>E-ISSN: 2622-5557</p> <p>Published since 2018, Journal Sains Boga is a scientific journal containing various research articles and reviews related to the fields of learning, food processing, bread and cakes, business management, and nutrition and food technology.&nbsp;Journal Sains Boga is published two times a year in May and November</p> <p>&nbsp;</p> <p>Diterbitkan semenjak tahun 2018, Jurnal Sains Boga adalah jurnal ilmiah yang memuat berbagai artikel hasil penelitian dan telaah&nbsp;(<em>review</em>) yang berkaitan dengan bidang pembelajaran, pengolahan makanan, &nbsp;roti dan kue, &nbsp;manajemen usaha, serta &nbsp;gizi &nbsp;dan teknologi pangan. Jurnal sains boga diterbitkan &nbsp;dua kali setahun pada bulan Mei&nbsp;dan&nbsp;November</p> http://103.8.12.212:33180/unj/index.php/boga/article/view/43895 Pengembangan E-Modul Gizi Balita Berbasis Canva pada Mata Kuliah Gizi Terapan 2024-06-26T20:50:43+07:00 Azzahra Zakiah azzahra896@gmail.com Nur Riska nrtadjoedin@unj.ac.id Rusilanti rusilanti@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengembangkan bahan ajar e-modul gizi balita berbasis canva dan 2) Menilai kelayakan bahan ajar e-modul gizi balita berbasis canva. Bahan ajar ini dikembangkan dengan metode <em>Research and Development</em> dengan model pengembangan ADDIE. Tahapan penelitian ini terdiri dari lima tahap, yaitu analisis (<em>analysis)</em>, desain (<em>design</em>), pengembangan (<em>development</em>), implementasi (<em>implementation</em>), dan evaluasi (<em>evaluation</em>). Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar e-modul gizi balita berbasis canva dianggap “Sangat Layak” oleh ahli materi dengan persentase 89%, oleh ahli media dengan persentase 83% yang masuk dalam kategori “Sangat Layak”, dan ahli bahasa dengan persentase 100% yang masuk dalam kategori “Sangat Layak”. Uji coba produk dilakukan melalui tiga tahap, yaitu uji coba satu-satu, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Hasil penilaian uji coba satu-satu menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 92% (sangat layak), hasil penilaian uji coba kelompok kecil sebesar 85% (sangat layak), dan hasil penilaian uji coba lapangan sebesar 83% (sangat layak).</p> <p><strong>Kata-kata kunci</strong>: Pengembangan, Bahan Ajar, E-Modul, Gizi Balita</p> 2024-05-31T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://103.8.12.212:33180/unj/index.php/boga/article/view/37237 Perbandingan Daya Simpan dan Penilaian Sensoris Mi Basah dengan Penambahan Ekstrak Daun Melinjo (Gnetum gnemon L) Sebagai Pengawet Alami 2024-06-26T20:51:11+07:00 Ayu Wiji Lestari ayu20690019@upgris.ac.id Akhmad Mutohhar akhmad20690006@upgris.ac.id Akhmad Faried Yusuf farid537@gmail.com Iffah Muflihati iffah.0303@gmail.com Sari Suhendriani sarisuhendriani@gmail.com <p>Mi basah adalah mi mentah yang memerlukan pemasakan dengan cara direbus dalam air mendidih sebelum dikonsumsi. Kadar air dalam mi basah berkisar antara 52-60%. Kadar air yang tinggi menyebabkan mi basah tidak dapat disimpan dalam waktu yang lama. Salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk pengawet yaitu daun melinjo. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh&nbsp; bahan pengawet alami ekstrak daun melinjo terhadap umur simpan mi basah. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan perbedaan jenis umur daun melinjo yaitu daun muda, daun tua, daun kering, dan juga campuran dari ketiganya. Proses ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi. Pelarut yang digunakan dalam ekstraksi ini adalah aquades. Dari hasil penelitian daya simpan mi basah, analisis umur simpan yang terbaik terdapat pada perlakauan daun muda yaitu 24 jam,&nbsp; pengujian kadar air dengan hasil&nbsp; pada masing-masing perlakuan daun muda 54,7%, daun tua 49,07%, daun kering 48,8%, campuran 53,8%. Pengujian warna pada parameter kecerahan (L) paling tinggi yaitu pada daun tua 69,42 , parameter tingkat kemerahan (a) paling tinggi yaitu pada kontrol 4,17 , parameter tingkat kekuningan (b) paling tinggi yaitu pada campuran 17,28. Uji organoleptik memperlihatkan bahwa mi basah dengan masing-masing perlakuan penambahan ekstrak daun melinjo tidak berbeda nyata. Uji hedonik mi basah yang dapat diterima oleh panelis dengan nilai rata-rata warna 4.00, Aroma 3.50, Rasa 3.84, Tekstur 4.00, kenampakan 3.98</p> <p><strong>Kata-kata kunci</strong>: Pengawet Alami, Ekstrak Melinjo, Mi Basah</p> 2024-05-31T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://103.8.12.212:33180/unj/index.php/boga/article/view/42911 Daya Terima Fudgy Brownies Substitusi Carob Powder 2024-06-26T20:59:45+07:00 Kamilia Karimah kamiliakarimah@upi.edu Ai Mahmudatussa’adah aim@upi.edu Rita Patriasih ritapatriasih@upi.edu <p>Cokelat merupakan produk yang populer dan digemari oleh masyarakat. Tingginya permintaan cokelat tidak sejalan dengan produksi cokelat yang menurun akibat perubahan iklim sehingga harga cokelat semakin meningkat. Cokelat digunakan dalam berbagai produk <em>pastry</em> seperti <em>fudgy brownies</em>. <em>Fudgy</em> <em>brownies</em> memiliki karakteristik padat, lembab serta memiliki rasa dan aroma cokelat yang kuat. <em>Carob powder</em> dapat menjadi alternatif pengganti cokelat karena memiliki karakteristik sensori rasa dan warna yang mirip dengan cokelat serta harga yang lebih murah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan penggunaan <em>carob powder</em> sebagai substitusi cokelat dalam pembuatan <em>fudgy brownies</em> serta hasil daya terima masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode <em>true</em> eksperimental melalui tahapan analisis resep, pengembangan produk, uji QDA (<em>Quantitative Descriptive Analysis</em>) dan uji daya terima. Hasil yang didapatkan untuk formula resep standar <em>fudgy brownies</em> substitusi <em>carob powder</em> yaitu <em>carob powder</em> dapat menggantikan 50% dari total cokelat bubuk yang digunakan. Karakteristik sensori <em>fudgy brownies</em> substitusi <em>carob powder </em>memiliki aroma dan rasa cokelat yang kuat dengan warna cokelat kehitaman. Hasil daya terima menunjukkan bahwa <em>fudgy brownies</em> substitusi <em>carob powder</em> dapat diterima oleh masyarakat.</p> 2024-05-31T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://103.8.12.212:33180/unj/index.php/boga/article/view/41277 PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG ALMOND DENGAN TEPUNG KACANG KEDELAI TERHADAP SIFAT FISIK DAN DAYA TERIMA MARZIPAN 2024-06-26T21:06:56+07:00 Dinda Marifatul Azizah dindatataboga@gmail.com I Gusti Ayu Ngurah Singamurni gustiayungurah23@gmail.com Alsuhendra alsuhendra@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi tepung kacang kedelai pada pembuatan marzipan terhadap sifat fisik dan daya terima konsumen. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pastry and Bakery Program Studi Pendidikan Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Sampel dalam penelitian ini adalah marzipan substitsusi tepung kacang kedelai dengan presentase 50%, 60%, 70%. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen yaitu pengujian densitas dan daya terima konsumen yang dilakukan kepada 30 panelis agak terlatih mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga dengan aspek penilaian meliputi aspek warna, rasa manis, aroma, tingkat kelunakan, tingkat kelengketan, dan tingkat elastisitas. Hasil penelitian nilai densitas dianalisis menggunakan jangka sorong dan timbangan digital yang menunjukkan substitusi tepung kacang kedelai pada marzipan dengan presentase 0% memiliki rata-rata densitas tinggi yaitu 1,27 g/cm<sup>3</sup>. Uji daya terima konsumen dianalisis dengan uji Friedman menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pada aspek warna, rasa manis, aroma, tingkat kelunakan, dan tingkat kelengketan yang menghasilkan substitusi tepung kacang kedelai pada marzipan dengan presentase 70% lebih disukai, namun terdapat pengaruh pada aspek tingkat elastisitas maka dari itu dilanjutkan dengan uji Tuckey’s yang menghasilkan substitusi tepung kacang kedelai pada marzipan dengan presentase 70% yang disukai oleh panelis.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Tepung Kacang Kedelai, Marzipan, Daya Terima Konsumen, Sifat Fisik</p> <p><em>&nbsp;</em></p> 2024-05-31T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## http://103.8.12.212:33180/unj/index.php/boga/article/view/40045 PENGEMBANGAN PRODUK ROTI TAWAR SUBTITUSI PUREE TALAS BENENG (Xanthosoma undipes K. Koch) SEBAGAI MAKANAN ALTERNATIF SUMBER SERAT PADA LANSIA 2024-07-08T20:22:43+07:00 Aini Rahayu ainirahayu31@gmail.com Fatma Tresno Ingtyas fyingtyas@gmail.com Esi Emilia esiemilia@unimed.ac.id Marini Damanik marini@unimed.ac.id <p>Tujuan Penelitian ini adalah Mengetahui pembuatan roti tawar subtitusi <em>puree </em>talas beneng sebagai makanan sumber serat pada lansia. Mengetahui daya terima panelis terhadap roti tawar subtitusi puree talas beneng 25%, 50% dan 75% dari aspek warna, aroma, rasa dan tekstur. Mengetahui kandungan gizi (kadar abu, kadar air, kadar karbohidrat, kadar lemak, kadar protein dan kadar serat). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 kontrol dan 3 perlakuan pengembangan formulasi dari jumlah subtitusi puree talas beneng (Xanthosoma undipes K. Koch) yaitu: F1 (tepung terigu 75%:<em>puree </em>talas 25%), F2 (tepung terigu 50%:<em>puree </em>talas 50%), F3 (tepung terigu 25%:<em>puree </em>talas 75%). Uji daya terima menggunakan 30 panelis lansia dengan uji hedonik (sangat suka, suka, agak suka, tidak suka, sangat tidak suka). Teknik analisis data dilakukan secara deskriftif dan dianalisis menggunakan metode uji Kruskal Wallis dan uji lanjutnya menggunakan <em>Man-Whitney.</em> Hasil penelitian menunjukkan bahwa roti tawar terbaik yang paling diminati panelis berdasarkan dari hasil uji daya terima adalah perlakuan F2 (50% tepung terigu:50% <em>puree </em>talas) dengan nilai rata-rata terhadap warna (3,77), aroma (3,8), rasa dan tekstur (4,23). Hasil analisi kandungan gizi yaitu kadar air 31,79%, kadar abu 1,80%, karbohidrat 49,1 gr, protein 8,81 gr, lemak 9,08 gr dan serat kasar 4,51 gr.</p> <p>&nbsp;</p> 2024-05-31T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement##