Jalan Menuju Tuhan: Revitalisasi dan Interpretasi Makna atas Penciptaan Karya Tari Shirath Nan Tersirat

  • Romi Nursyam Seni Tari UNJ
  • Abdul Fadhil universitas Negeri Jakarta
Kata Kunci: Islamic dance, shirath dance, revitalisasi, jalan Tuhan, interpretasi

Abstrak

Tulisan ini adalah eksplorasi dari penciptaan karya tari S}ira>t{, Nan Tersirat yang terinspirasi dari cerita rakyat, yakni fenomena budaya masyarakat Paninggahan yang masih yakin pada hal mistik yang bertentangan dengan akidah Islam, yaitu meminta pada dewa atau jin dengan mengagung-agungkan suatu tempat di Nagari Paninggahan. Penciptaan tari ini merupakan revitalisasi makna dari tari Adok di Nagari Paninggahan, yang bercerita tentang seorang raja (Rajo Bagombak Bagalang Kaki, keturunan raja Pagaruyuang) kerasukan saat mendengar suara nyanyian dewa.Tujuan penggarapan karya ini adalah untuk mengekspresikan karya tari yang menggambarkan karakter manusia yang memasuki alam gaib dan mencerminkan karakter manusia yang ingin bertemu dengan Tuhannya (Allah SWT). Adapun tulisan ini menggunakan dua pendekatan yakni ilmu seni tari dan pendekatan keislaman (Tasawuf). Penciptaan tari dilakukan dengan memberi reinterpretasi yagar sesuai dengan ajaran Islam dengan tema utama adalah jalan menuju Tuhan (Sirat).

Referensi

Alquran al-Karim.
Daryusti. (2001). Kajian Tari Dalam Berbagai Segi. Bukittinggi: CV. Pustaka Indonesia.
Fadhil, A., Sangidu, S., & Manshur, F. M. (2017, January 1). Changes of Religious Behaviours: Sociological Analysis of Literature of The Novel Al-Thaliyâniy By Syukrî Al-Mabkhũt. Jurnal Studi Al-Qur'an https://doi.org/10.21009/JSQ.013.1.01, 13(1), 1-22.
Hadi, Y. S. (1996). Aspek-aspek Dasar Koreografi Kelompok. Yogyakarta : Manthili.
Hadi, Y. S. (2012). Koreografi (Bentuk-Teknik-Isi). Yogyakarta: Cipta Media.
Hawkins, A. M. (2003 ). Mencipta Lewat Tari. Yogyakarta : Mantili.
Kayam, U. (1981). Seni Tradisi Masyarakat. Jakarta: Sinar Harapan.
Kayam, U. (2000). Ketika Orang Jawa Nyeni. Yogyakarta: Galang Press.
Meri, L. (1986). Dance Composition, The Basic Elements, Terj, Soedarsono, Elemen-elemen Komposisi Tari. Yogyakarta: Lagaligo.
Murgiyanto, S. (1992). Koreografi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sahman, H. (1993). ESTETIKA (Telaah Sistemik dan Historik). Semarang : IKIP Semarang Press.
Smith, J. (1985 ). Komposisi Tari Sebuah Petunjuk Praktis Bagi Guru, Terjemahan Ben Suharto. Yogyakarta : IKALASTI.
Bapak Alamsur (Manti Koto), 2012, Wawancara.
Diterbitkan
2018-01-31

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 > >>