What Makes An Effective Vocational High School Entrepreneurial Leadership? Experience From Indonesia

  • Cindy Agustin Hanivia Cindy Universitas Negeri Surabaya
Kata Kunci: faktor pendukung efektivitas, kepemimpinan kewirausahaan, pendidikan vokasi, learning factory, industri 4.0

Abstrak

Pemerintah mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan transformasi organisasi menjadi SMK Badan Layanan Umum Daerah (SMK-BLUD). Melalui BLUD, SMK yang memiliki produk unggulan dapat mengelola keuangan dan proses produksi dengan lebih fleksibel tanpa melanggar peraturan, sehingga efektivitas kepemimpinan kewirausahaan dapat tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kepemimpinan kewirausahaan di sekolah menengah kejuruan dengan menggunakan analisis PLS-SEM. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada 180 responden yang meliputi guru, kepala sekolah, dan anggota komite di 23 SMK-BLUD di Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Diketahui variabel regulasi, dukungan guru, kapasitas diri, dan infrastruktur mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kepemimpinan wirausaha. Selain itu, keberadaan kemitraan pada masing-masing sekolah secara tidak langsung mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas kepemimpinan kewirausahaan. Hasil model ini menunjukkan nilai relevansi prediktif (Q2) sebesar 0,96 artinya model ini mempunyai relevansi prediktif yang baik.

Diterbitkan
2024-06-30