PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MURID PADA MUATAN PEMBELAJARAN IPS KELAS V SEKOLAH DASAR

  • Tabrani Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Idawati Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Muhammad Basri Universitas Muhammadiyah Makassar

Abstrak

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan model pembelajaran inkuiri dan model pembelajaran problem based learning  berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berfikir kritis murid muatan pelajaran IPS kelas V. Jenis penelitian ini adalah pretest-postest control group design. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah murid kelas V SDN 1 Padduppa pada kelas control dan SDN 260 Lapongkado pada kelas eksperimen. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes hasil belajar untuk mengukur kemampuan berfikir kritis murid dan dokumentasi. Tehnik analisis data yang digunakan yaitu pendekatan statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian Dari nilai ttabel ini dapat dituliskan sebagai berikut:  ttabel dengan taraf signifikansi 5% = 2,0129 > thitung sebesar = 1,379. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri dengan model problem based learning  (PBL) berbantukan media audio visual terhadap kemampuan berfikir kritis murid pada muatan pembelajaran IPS kelas V

Referensi

Desi F.W., Wulandari, Agus S. (2014). “Physics of Learning Strategy to Train Critical Thinking and Creative Thingking Skills.” International Journal of Science and Research Volume 3(Issue 11): 2976–81.

Fathiah Alatas. (2014). “Hubungan Pemahaman Konsep Dengan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Model Pembelajaran Treffinger Pada Mata Kuliah Fisika Dasar.” Edusains IV nomor 1: 88–96.

Rusmina W., Rusmansyah, & Arif S. (2014). “Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA 2 SMA PGRI 4 Banjarmasin Pada Konsep Sistem Koloid Melalui Model Problem Based Learning.” Quantum, Jurnal Inovasi Pendidikan Sains 5: 20–31.

S. TasrifS. Tasrif. (2008). No TitleHukum Internasional Tentang Pengakuan Dalam Teori Dan Praktek. Bandung: Abardin.

S.Almuntasheri, R.M.Gilles & T.Wright. (2016). “The Effectiveness of a Guided Inquiry Based Teachers Proffesional Development Programme On Saudi Students Understanding of Density.” Science Education International 27(1): 16–39.

Samatowa, Usman. (2011). Pembelajaran IPA Di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks.

Sugiyono. (2015). Metode Peneltian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wahyullah Alannasir. (2016). “Pengaruh Penggunaan Media Animasi Dalam Pembelajaran IPS Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri Mannuruki.” Journal of EST Volume 2 N: hal. 81-90.

Waterwroth. (2007). Sicial Studies and Project. Washington: National Commission on Social Studies in the School.

Diterbitkan
2022-12-01