Empowerment of Homestay Owners for Business Standards Fulfilment
Abstrak
Peningkatan jumlah wisatawan ke Pulau Harapan, menyebabkan peningkatan jumlah homestay.Namun masih banyak homestay yang belum memenuhi standar. Tujuan pemberdayaan adalah meningkatkan kapsitas pemilik homestay dalam rangka pemenuhan standar usaha. Pemberdayaan pemilik homestay dilaksanakan di Pulau Harapan. Metode yang digunakan adalah metode refleksi diri. Peserta dipandu fasilitator untuk refleksi diri pada homestay dan pengelolaannya. Sebagian besar memiliki dua kamar. Banyak homestay yang terpisah antara tempat tinggal pemilik dan tamu. Sebagian besar tidak memiliki papan nama homestay, tidak menyediakan fasilitas dapur untuk tamu, tidak memiliki catatan komplain. Pemilik homestay banyak yang belum pernah mengikuti pelatihan homestay dan sapta pesona. Interaksi pemilik homestay dan tamu, tergolong rendah karena sebagian besar tamu memesan kamar melalui biro perjalanan wisata.Oleh karena itu, sebagian besar pemilik homestay tidak melakukan pencatatan identitas tamu. Sebagian besar pemilik homestay juga tidak memiliki ruang khusus untuk kegiatan administrasi, serta belum melakukan kegiatan adminstrasi tamu dan keuangan secara rutin. Kemampuan pemilik homestay dalam memenuhi standar usaha masih beragam sehingga kegiatan pemberdayaan masih diperlukan.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











