Meningkatkan Minat Belajar Seni Tari Pada Siswa Laki Laki Melalui Model Pembelajaran Motivasi ARCS(Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction)

  • Helena Lidya Anjani State University of Jakarta
  • Elindra Yetti
  • Ojang Cahyadi
Kata Kunci: Minat belajar, Motivasi ARCS

Abstrak

Dalam proses belajar, minat merupakan hal utama yang harus dimiliki oleh setiap individu, tanpa adanya minat siswa tidak dapat mengikuti pembelajaran dengan baik sehingga mempengaruhi prestasi belajar siswa. Pentingnya minat belajar di bidang seni tari karena seni merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan dan dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar menari pada siswa putra kelas VIIF SMPN 134 Jakarta melalui penerapan model pembelajaran motivasional ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin, menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan analisis statistik kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus terhadap 17 siswa laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar dengan memperoleh nilai pra siklus 70,00%, siklus I 76,94% dan siklus II 85,82%. Untuk penelitian selanjutnya dapat menerapkan model pembelajaran lain untuk meningkatkan minat belajar siswa laki-laki sehingga pembelajaran lebih menarik, menyenangkan dan bervariatif untuk mengunci semangat belajar siswa dalam kelas seni tari.

Diterbitkan
2022-10-31