Etika Interaksi Guru dan Murid Menurut Perspektif Imam Al Ghazali

  • Tri Indriyanti Universitas Negeri Jakarta
  • Khairil Ikhsan Siregar Universitas Negeri Jakarta
  • Zulkifli Lubis Universitas Negeri Jakarta

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis etika interaksi guru dan murid menurut prespektif Imam Al Ghazali dalam kitab Ihya’ Ulumuddin untuk mengembangkan konsep etika interaksi di bidang pendidikan dan sebagai upaya membentuk generasi penerus bangsa yang mempunyai etika sesuai dengan tujuan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah kepustakaan atau library research. Adapun Teknik pengumpulan data adalah mencari data mengenai hal-hal atau variable berupa catatan, jurnal,  buku, dan lain sebagainya. Data dikumpulkan dalam wujud catatan/data tertulis.Sedangkan analisa data yang dipakai adalah analisis isi (content analysis). Dalam penelitian ini memberikan kesimpulan dari hasil penelitian , setelah ditelusuri dari kitab Ihya Ulumuddin didapatkan bahwa  etika interaksi guru dengan murid menurut Imam Al Ghazali: seorang guru harus memiliki kasih sayang kepada murid, meniru dan meneladani sifat Rasulullah SAW dalam melaksanakan tugas mengajarnya, dan berniat untuk mencari ridha Allah Swt. Sedangkan etika interaksi murid dengan guru menurut Imam Al Ghazali: seorang murid harus mensucikan jiwanya dari akhlaq dan sifat tercela sebelum menuntut ilmu, agar ilmu yang akan ia pelajari dapat bermanfaat dan tertanam dalam jiwanya; serta dalam menuntut ilmu hanya mengharap ridha Allah Swt. 

Diterbitkan
2017-01-01

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 > >>