Evaluation of Settlement Land Suitability Based on Remote Sensing and Geographical Information Systems in The City of Ambon
Abstrak
Peningkatan kebutuhan lahan permukiman telah menyebabkan pemanfaatan yang berbeda berdasarkan tingkat kesesuaiannya. Kajian ini mengevaluasi kesesuaian lahan untuk permukiman, faktor pembatas, dan prioritas pemgembangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan analisis spasial dan kuantitatif dengan pengharakatan berdasarkan satuan lahan. Penelitian ini menggunakan data Landsat 8 OLI/TIRS, DEM SRTM, peta administrasi, jenis tanah, litologi, dan bentuk lahan. Data dianalisis berdasarkan citra satelit, pengharakatan dan tumpang susun (overlay). Hasil kajian menunjukkan bahwa pengolahan citra satelit dengan akurasi yang baik. Untuk kesesuaian lahan permukiman didominasi oleh kelas sangat tidak sesuai seluas 23592,48 ha, sedangkan luas sangat sesuai seluas 6033,39 ha. Untuk arah pengembangan permukiman, prioritas I seluas 3.181,34 ha, prioritas II seluas 2.852,05 ha, dan prioritas III seluas 8.237,89 ha. Temuan dalam penelitian ini dapat dilihat pada perkembangan permukiman di kawasan yang tidak sesuai (D2 II Pm), seluas 204,19 ha. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menerapkan peraturan daerah secara tegas untuk menciptakan kelestarian lahan dan mencegah dampak yang mungkin timbul.
An author who publishes in the journal SPATIAL Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi agrees to the following terms:
Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal
Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgement of its initial publication in this journal.
Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
This work is licensed under a https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/




